Macam-macam pantun jenaka, pantun sukacita, pantun nasihat

 


Pantun jenaka


Daripada manggis eloklah mangga

Karena mangga rasanya enak 

Daripada gadis eloklah janda

Karena janda ilmunya banyak


Ayam berkokok di waktu senja

Kucing bertanduk menunggu mangsa

ianganlah kamu bermuram saja

Man menari tarian rumba


Seorang anak bernyanyi na

Sambil bernyanyi menari pula

Siapa yang tidak bakal tertawa

Disangka waras ternyata gila


Hujan gerimis di Kuala lumpur

Sepeda jatuh kesenggol batu

Jangan menangis di atas kasur

Nanti kasurnya banyak batu


Pantun sukacita : 


Saya tidak pandai menari

Sebarang Tan saya tarikan

Saya tidak pandai menyanyi

Sebarang nyanyi saya nyanyikan


Pergi mengail umpan sinangi

Dapatlah limbat gedang-gedang

Adik kandung Jangan menangis

Orang penangis lambat Gedang


Ramai orang bersorak sorak

Menepuk gendang dengan rebana

Alangkah besarnya hati awak

Mendapat baju dengan celana


Hanyut batang berlilit kumpai

Terdampar di ujung tanjung iati

Bunda pulang bapa pun sampai

Kami semua berbesar hati


Pantun Nasihat : 


Di radang-radang memasap 

Tertangguk badar dan gulama

Di bilang bilang meratap

Di urai si Tambo lama


Kalau banyak bertanam puding 

Dimana busut di sana seminal

Kalau bijak dalam berunding 

Dimana kusut di sana selesai


Kalau terbakar rumpun padi

Eloklah terbang di buat Suluh

Kalaulah kabar belum pasti

Eloklah buang jauh-jauh 


Kalau harimau sedang mengaum

Bunyinya sangat berirama 

Kalau ada ulangan umum

Marilah kita belajar bersama


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan dalam bidang pendidikan pada masa dinasti ayyubiyah

Jong Sumatranen Bond (9 Desember 1917) - Sejarah dibentuknya

Mari mengenal para Khulafaur Rasyidin